Candi Cetho Jenawi Karanganyar

Candi Cetho terletak di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, sebelah barat lereng Gunung Lawu pada ketinggian 1.400 meter diatas permukaan air laut. Candi ini dibangun pada abad ke-15, konon sih pada masa masa berakhirnya kerajaan Majapahit.

Karena terletak di lereng gunung lawu sudah di pastikan donk kalau udara di sekitar candi ini sangat sejuk dan adeeeemmmmmm, hehehee.


Akses ke Candi Cetho gimana mister?
Gimana jelasinnya ya? hehee, kemari aku berangkat ke candi cetho ini naik bus dari terminal solo naik bus jurusan Tawang Mangu, tapi ntar kita berhenti di Terminal Karang Pandan, dari Terminal Karang Pandan  kalian lanjut lagi  dengan bus mini ke Kemuning.

Tapi kemarin mister  mampir dulu ke Candi Sukuh sebelum ke Candi Cetho, dari Karang Pandan mister naik bus mini  ke Candi Sukuh… nah dari Candi Sukuh mister naik ojeg  buat nganter ke Candi Cetho, sekalian jadi fotografer mister  bapak ojegnya, wkwkkwk.
CANDI CETHO

Saat pertama kali masuk ke candi ini kita akan di sambut dua arca  seperti di atas, mister kurang tahu  nama arca tersebut coz pas kesana nggak bawa guide, dan bapak ojegnya juga nggak tau, hehehe. 
Setelah melewati patung kita lanjut ke teras yang ada atasnya kita bakalan di sambut dengan susunan batu, ada yang menyerupai kura kura dan bentuk bentuk lain. Sekali lagi mister bukan ahli sejarah jadi nggak bisa menjelaskan banyak arti dari susunan batu tersebut, hehehe.

Candi Cetho 1


Naik ke teras yg lebih atas kita akan melihat halaman tempat sembahyang umat hindu, kalau pas ada banyak umat hindu bali yang ziarah dan bersembahyang di sini, suasana  bali bisa kamu lihat di sini, mau lihat mereka berdoa? yuuuuuukkkkk…. mareeeeee…

Candi Cetho 1

Kemarin sempat nanya ke bapak ojek yang nganter aku, penduduk sekitar sini  banyak  yang beragama Hindu ya pak?  pak ojeknya bilang kalau mereka yang berziarah dan bersembahyang di Candi Cetho iti berasal dari Bali, pada hari hari tertentu banyak umat Hindu Bali berziarah dan bersembahyang di sini coz di percaya katanya Candi Cetho merupakan pusat nusantara…. itu cerita versi pak ojek  lho. hehhehee.

Candi Cetho 1
Dari halaman teras tempat bersembahyang tadi kalau kita naik ke teras berikutnya kita bakal menjumpai pendopo pendopo yang sekilas mirip di bali. Dan di salah satu pendopo tersebut ada patung phallus (lingga) yang menyimbolkan kesuburan, biasanya ada pasangannya yoni  tapi ini kogksendirian,  heheee.

Mau tahu bentuk patungnya seperti apa… iyuuuuuuukkk kita lihat lagi….

Maksud hati kemarin pengen menyentuh tu patung, siapa tahu begitu nyentuh  punya mister berubah besar seperti ukuran patung tersebut, tapi karena banyak sesajen akhirnya mister urungkan niat tersebut, takut terjadi apa apa, hehehee.
Dan naik ke teras berikutnya  ada lagi bangunan candinya, berbentuk kubus, untuk para pengunjung yang tidak berkepentingan di larang masuk, khusus buat umat Hindu yang mau berdoa saja….lihat yuuk fotonya….
Candi Cetho 1
Dua foto di atas adalah bentuk dari Candi Cetho yang di lihat dari depan dan samping kanan belakang. Candinya miskin akan relief, mungkin karena candi ini di buat pada jama akhir kerajaan  jadi ya pembuatannya tidak bisa semegah candi candi lainnya.
Terus di samping kiri atas candi  ini ada patung Dewi Saraswati, dewi ilmu pengetahuan  dan seni menurut kepercayaan agama Hindu. Patung Dewi Saraswati ini di datangkan secara langsung dari Gianyar Bali, pengen lihat fotonya juga? ok dech aku kabulkan permintaan kalian, wkwkkwk.
Dewi Saraswati
Dengan demikian berakhir sudah laporan mister dari kawasan Wisata Budaya Candi Cetho beserta puri Dewi  Saraswati.

Ntar kita ketemu di lain kawasan wisata lainnya….. see you semuanya……. 🙂

3 Comments

Reply