Kompleks Candi Penataran, Nglegok, Blitar, Jawa Timur

Met  pagi  bro  and  sist , setelah beberapa  ulasan yang lalu mister bolang  mengulas tentang  destinasi wisata  pantai, dan air terjun, kali ini  mau mister kasih selingan  ulasan tentang candi.
Sesekali donk mengulas tentang peninggalan  biar  bro and  sist  nggak bosan, hahhaha
Sekaligus ngasih edukasi tentang peradaban masa lalu , hahhahaha (sok pinter aja nih  si mister bolang, mau ngasih  edukasi segala).
  Ya nggak sok pinter  sih, ntar apa  yang mister sampaikan juga  menjiplak dari keterangan yang ada di candi penataran , hahhaha
Yuk kita mulai pembahasan  tentang candi Penataran:

Candi penataran terletak di desa penataran,kecamatan  Nglegok, Blitar , jawa Timur.
Merupakan kompleks candi terbesar di jawa timur, namun begitu  jika di bandingkan kompleks candi prambanan  yang ada di klaten, perbatasan jawa tengah dan jogjakarta, kompleks candi penataran  ini boleh  di bilang  kecil. hehhehee.
Kompleks  candi penataran pertama kali di laporkan oleh sir thomas stamford Raffles dalam history of java di mana di sebutkan bahwa pada tahun 1815 telah di temukan reruntuhan candi candi hindu di penataran.
   Dari sisa sisa struktur dan artefak yang ada di lingkungan kompleks candi ini terdiri dari beberapa bangunan dan pembangunannya di lakukan secara bertahap, danmemakan waktu yang relativ panjaaaang, hehehe.
   Di perkirakan candi penataran ini di bangun sekitar abad XII Masehi sampai dengan abad XV masehi.
Dengan demikian kompleks candi penataran telah di bangun pada jaman kerajaan Kediri, kemudian di lanjukan pada jaman kerajaan Singasari dan berakhir  pembangunannya pada masa kerajaan Majapahit.

Kompleks candi penataran ini memiliki fungsi  sebagai tempat pemujaan, hal ini berdasarkan isi prasasti palah yang menyatakan raja Srengga (salah satu raja dari kerajaan Kediri) sering melakukan pemujaan di candi ini.
Hal ini juga di dukung  keterangan dari kitab negarakertagama yang menyebutkan bahwa bangunan suci palah (penataran) merupakan bangunan Dharma Ipas yaitu bangunan suci Rsi  Saiwa-Sugata yang di dirikan di atas tanah wakaf sebagai tempat pemujaan.

Dengan luas tanah kurang lebih 180 m x130 meter, candi ini terbagi menjadi tiga halaman.
Halaman pertama
Untuk memasuki halaman pertama, melewati gerbang candi bentar yang kanan kirinya terdapat arca dwarapala yang berangka tahun 1242 saka/1330 masehi.
Di dalam halaman pertama ini terdapat 6 buah bangunan, nanti bisa kalian lihat sendiri bangunannya seperti apa kalau kalian ke candi penataran, kalau masih kurang faham bisa nanya petugas  yg ada di candi, hehehhe

Halaman kedua
Di halaman ke dua  ini terdapat candi naga, dengan ukuran 9 meter x 6,5 meter dengan ketinggian 4,5 meter (emang mister sempat ngukur?) hahhahaa.
Dan  seperti biasanya… untuk melihat lebih jelasnya  halaman kedua sepeti apa.. silahkan aja datang ke candi penataran, hehehhe.
Ini dia candi naga nya yang mister ambil dari beberapa sisi

Halaman ketiga
Di halaman ke tiga  ini terdapat  candi utama   dari kompleks candi penataran,  dengan denah segi empat  berukuran 32,5×29,5 meter dengan tinggi 7,2 meter membujur dari arah barat ke timur. kita lihat aja foto fotonya  daripada mister jelasin  malah  berimaginasi  yg nggak nggak. hahhaaha.
ini rupa  dari halaman ketiga dari  kompleks candi penataran.

Di dinding dinding candi terdapat  banyak relief , tapi mister  terus terang nggak faham  relief relief  ini   menceritakan tentang apa… ada relief  gajah naik kuda   pula, hehehe
Lihat aja  sebagian relief  nya di  foto2  yang mister upload di bawah ini

Oh ya di bagian belakan sendiri terdapat  sebuah kolam kecil yang di sebut kolan petirtaan,  airnya bening banget brooohh, ada ikannya  banyak, hehehhe.
Kolam ini terbuat  dari batu bata, mau lihat kolam pertitaannya??  ini  dia….

Ok mas bro dan sist bro  sekian dulu ulasan tentang  kompleks candi penataran  yg ada di blitar  ya, klu ada kekeliruan  bolehlah  kalian kasih  petunjuk ama mister bolang.
soalnya ini masalah  sejarah peradaban masa lalu, kalau keliru ntar di kira mister bolang mau membelokan sejarah, hahahhaha
Ok smuanya…. ketemu besok besok  lagi ya. see you…

Reply